🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
*KISAH HIDUP*
🇳 🇦🇧 🇮 🇲 🇺 🇭 🇦 🇲 🇲 🇦 🇩
*SHALLALLAAHU 'ALAIHI WASALLAM*
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
*karya* : _Abu Bakr Siraj al-Din_
*diketik ulang* oleh : _RaYaKu_
_______________________
8⃣1⃣ *MASA DEPAN*
_______________________
NABI berkata, "Umatku yang terbaik adalah generasiku; lalu orang orang yang datang sesudah mereka; kemudian orang-orang yang datang sesudah mereka". Beliau bergembira dengan keutamaan generasinya, yang beliau anggap sebagai para sahabatnya. Sepuluh orang sahabat yang suatu ketika berkunjung kepadanya, dijamin masuk surga. Mereka itu adalah Abu Bakr, 'Umar, 'Utsman, 'Ali, Abd al-Rahman ibn Awf. Abu 'Ubaydah, Thalhah, Zubayr, Sa'd al-Zuhrah, dan Sa'id putra Zayd yang _hanif_. Beliau juga menjamin sebagian mereka sebelumnya. Kitab² hadis merekam pujian beliau terhadap "sepuluh orang yang dijamin itu" dan kepada sahabat lainnya yang diberi kabar gembira akan masuk surga, seperti saat beliau berkata, "Ketiga orang itu akan mendapatkan surga: 'Ali, Ammar dan Salman". Beliau berkata kepada Fathimah, "Engkau wanita terbaik di antara penduduk surga, selain Siti Maryam, putri Imran." Secara umum beliau berkata, "Sahabat-sahabatku laksana bintang gemintang: siapa pun di antara mereka kalian ikuti, kalian akan mendapat petunjuk yang benar."
Saat kaum muslim pulang dari Tabuk, mereka mengatakan di antara mereka sendiri bahwa hari-hari peperangan akan segera berakhir. Ide ini diperkuat oleh datangnya berbagai delegasi, terus- menerus selama sepuluh tahun, sehingga beberapa orang mukmin mulai menjual senjata dan perlengkapan perang mereka. Namun, ketika hal ini didengar oleh Nabi, beliau melarangnya, "Umatku tidak akan berhenti berjuang demi kebenaran hingga munculnya Dajal." Beliau juga berkata, "Jika kalian mengetahui apa yang kuketahui, kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis," dan "Tidak ada waktu yang datang kepadamu melainkan terjadi sesuatu yang lebih buruk." Beliau mengingatkan mereka bahwa umatnya akan mengikuti orang-orang Yahudi dan Kristen pada jalan kehancuran: "Kalian akan mengikuti mereka sejengkal demi sejengkal, sedepa demi sedepa, hingga jika mereka masuk ke dalam lubang binatang berbisa, kalian akan mengikuti mereka juga." Dan berbicara tentang tingkat kemerosotan terendah yang akan terjadi dalam peradaban manusia sebelum hari akhir tiba, beliau berkata, "Islam datang sebagai agama yang asing dan kelak akan kembali terasing." Namun demikian, beliau memberi harapan bahwa Tuhan tidak akan mengabaikan mereka, "Allah akan mengutus bagi umat ini, pada permulaan setiap seratus tahun, seorang yang akan memperbarui agama mereka." Pada kesempatan lain, para sahabat mendengar Nabi berkali-kali berkata, "Hai saudaraku!" Mereka bertanya, "Hai Rasulullah, bukankah kami saudara-saudaramu?" Beliau menjawab, "Kalian sahabatku. Saudaraku adalah generasi yang belum datang" –dalam versi lain– "orang-orang yang akan datang pada hari-hari akhir." Cara beliau berbicara menegaskan bahwa beliau menunjuk kepada orang-orang yang teguh imannya.
Beliau juga meramalkan –kendatipun pada hari-hari akhir berbagai kejahatan merejalela– akan muncul seorang khalifah, yang disebut al-Mahdi (orang yang diberi petunjuk), "Al-Mahdi akan muncul dari keluargaku. Dahinya lebar dan hidungnya laksana paruh burung elang. Ia akan memenuhi bumi dengan kebaikan dan keadilan, biarpun telah dipenuhi kebatilan dan kezaliman. Ia akan berkuasa selama tujuh tahun."
Namun akhirnya, menjelang akhir kekuasaannya atau setelah itu, Dajal akan muncul, "seorang lelaki yang buta mata kanannya, seluruh putih matanya hilang, bahkan seperti sebuah anggur," dan "ia akan menyebarkan banyak kerusakan di muka bumi. Dengan kekuatannya yang menakjubkan, ia akan memiliki banyak pengikut. Namun, akan ada sekelompok orang beriman yang akan berjuang melawannya." "Ketika mereka terpaksa untuk berperang," kata Nabi, "saat mereka merapatkan barisan untuk salat, 'Isa putra Maryam akan turun dan mengimami salat mereka. Dan musuh Tuhan, ketika ia melihat 'Isa, akan meleleh bagaikan garam yang larut dalam air. Jika ia dibiarkan dalam keadaan demikian, maka ia akan menemui kematiannya; namun Allah akan membunuhnya melalui tangan 'Isa, yang darah di pedangnya akan ditunjukkan kepada mereka."
Beliau juga berbicara mengenai tanda-tanda hari akhir akan segera tiba. Salah satu tandanya yang beliau sebut adalah dibangunnya gedung-gedung pencakar langit oleh manusia. Ramalan tersebut diceritakan pada suatu kesempatan yang dicatat lebih utuh dalam hadis riwayat putra Umar, Abd Allah, yang diriwayatkan dari ayahnya. Umar berkata:
```Suatu hari, ketika kami tengah duduk bersama Rasulullah, datanglah kepada kami seseorang yang berpakaian sangat putih dan rambutnya sangat hitam. Jejaknya tidak kelihatan dan tidak seorang pun dari kami yang mengenalnya. Dia duduk bersebelahan dengan Nabi. Sambil meletakkan telapak tangannya pada tangan Nabi, ia berkata, "Hai Muhammad, terangkanlah padaku apa itu Islam." Rasulullah menjawab, "Islam adalah bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan salat, mengeluarkan zakat, berpuasa di bulan Ramadan, dan melakukan ibadah haji ke tanah suci jika mampu." Orang itu berkata: "Engkau benar!" Kami heran karena ia yang bertanya dan ia pula yang membenarkan. Lalu ia bertanya lagi, "Teranganlah padaku apa itu iman". Rasulullah menjawab, "Beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan pada hari akhir. Juga percaya pada takdir baik dan buruk." "Engkau berkata benar," katanya. "Teranganlah kepadaku apa itu _ihsan_". Nabi menjawab, "Hendaknya engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, kalaupun engkau tidak melihat-Nya, Dia pasti melihatmu." "Engkau berkata benar," katanya. "Jelaskan padaku tentang hari kiamat." "Yang bertanya lebih tahu dari yang ditanya," jawab Nabi. Ia berkata, "Kalau demikian, ceritakan padaku tanda-tandanya." Nabi menjawab, "Jika budak perempuan melahirkan anak majikannya, dan orang-orang yang dahulu bertelanjang kaki dan miskin membangun gedung-gedung pencakar langit." Lalu orang asing itu pun pergi, dan Nabi berkata kepadaku, "Hai 'Umar, tahukah engkau siapa penanya tadi?" Aku menjawab, "Allah dan Rasulnya lebih tahu." Beliau berkata, "Ia adalah Jibril. Ia datang kepada kalian untuk mengajarkan agama kalian."```
*#131#*
Bersambung.....
*Silahkan share ke semua kontak atau grup WA anda. Mudah²an bermanfaat bagi yg lain.*
⏳⌛⏳⌛⏳⌛⏳⌛⏳

No comments:
Post a Comment